Pasraman Widya Dharma Yogyakarta berakar dari semangat luhur untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan dan karakter pada generasi penerus. Lembaga ini didirikan sebagai respons atas kebutuhan mendesak akan wadah pendidikan Hindu yang komprehensif, terintegrasi dengan kearifan lokal, dan berlokasi strategis di Jl. Pura 370 Plumbon Banguntapan Bantul Yogyakarta.
Fondasi Kokoh Yayasan Dharma Susila
Langkah awal pendirian Pasraman ini tak terlepas dari kontribusi besar Yayasan Dharma Susila Yogyakarta, yang menjadi payung hukum dan manajemen lembaga. Yayasan ini secara resmi didirikan pada awal tahun 2021, ditandai dengan penetapan Akte Pendirian Nomor 03 (tiga) tanggal 22 Februari 2021. Pengesahan legalitas kemudian diperkuat dengan terbitnya SK Menkum HAM RI Nomor: AHU-AH.01.06-0014426 pada tanggal 23 Februari 2021. Fondasi hukum yang kuat ini memastikan Pasraman Widya Dharma dapat beroperasi dengan landasan yang sah dan berkelanjutan.
Mandat Pendidikan dan Pembinaan
Sejak awal, Pasraman telah mengemban tugas mulia sebagai wadah yang secara struktural berada di bawah Lembaga Pendidikan Hindu Parisada Hindu Dharma Indonesia Provinsi DIY. Mandatnya jelas: melaksanakan pengembangan dan pembinaan pendidikan Hindu di Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan fokus utama pada komunitas yang berada di lingkungan Pura Jagatnatha Banguntapan Bantul. Melalui peran ini, Pasraman Widya Dharma menjadi jembatan spiritual yang menghubungkan ajaran Veda dengan kehidupan praktis umat.
Lembaran Baru Kepemimpinan
Seiring berjalannya waktu, Pasraman terus berevolusi dan memperkuat struktur internalnya. Sebuah babak baru dimulai pada akhir tahun 2024, ditandai dengan terbitnya Surat Keputusan Yayasan Dharma Susila Yogyakarta Nomor: 02/SK/YDSY/XII/2024 pada 21 Desember 2024. Surat Keputusan ini secara resmi mengangkat dan mengukuhkan Pengurus Pasraman Widya Dharma Yogyakarta untuk Masa Bhakti 2025–2029.
Penetapan kepengurusan baru ini menjadi tonggak penting, menandai kesiapan Pasraman Widya Dharma untuk melaju ke depan, beradaptasi dengan tantangan zaman, dan terus berkhidmat dalam mencerdaskan spiritual dan karakter generasi Hindu di Yogyakarta. *


