Yogyakarta – Pasraman Widya Dharma Yogyakarta resmi memperkenalkan Sekolah Kecerdasan Buatan (AI) dan pelatihan Sustainable Development Goals (SDGs) sebagai bagian dari upaya modernisasi pendidikan keagamaan Hindu. Inovasi yang diluncurkan dalam gelaran “Pesona Widya 2025” ini dianggap progresif karena jarang diterapkan di lingkungan pendidikan berbasis agama.
Program baru tersebut dirancang untuk membekali anak-anak dari usia dini hingga remaja dengan pengetahuan yang relevan di era modern. Materi pelatihan mencakup dasar-dasar AI, literasi digital, isu lingkungan, konsep One Health/EcoHealth, dan pengembangan karakter kepemimpinan.
Ketua Pasraman Widya Dharma Yogyakarta, Prof. Dr. Wayan T. Artama, Minggu (16/11), menekankan bahwa pembekalan ini adalah kebutuhan. “AI, SDGs, dan soft skills bukan hanya ilmu tambahan, tetapi kebutuhan untuk membentuk generasi Hindu yang cerdas, adaptif, dan beretika,” tegasnya.
Ia berharap model pendidikan yang mengintegrasikan spiritualitas dengan teknologi ini dapat menjadi percontohan bagi pendidikan agama lain, sekaligus mendukung visi Indonesia Emas 2045. *








